TIMES SINGKAWANG, JAKARTA – Setelah beberapa pekan diwarnai hasil kurang meyakinkan, Arsenal dan Liverpool kembali menemukan momentum kemenangan di Liga Inggris. Sabtu (31/1/2026) waktu setempat menjadi titik balik penting, bukan hanya bagi kepercayaan diri tim, tetapi juga bagi peta persaingan papan atas musim ini.
Arsenal tampil dominan saat menaklukkan Leeds United dengan skor telak 4-0 di Elland Road. Hasil ini mengakhiri laju tiga laga tanpa kemenangan sekaligus membawa The Gunners mengemas nilai 53 unggul tujuh poin di puncak klasemen. Sebuah jarak yang memberi napas lega, meski masih menyisakan tekanan dari para pesaing.
Arsenal Kembali Meyakinkan di Momen Krusial
Kemenangan atas Leeds terasa signifikan bukan hanya dari skor, tetapi dari konteksnya. Leeds datang dengan catatan impresif. Leeds hanya sekali kalah dalam 11 laga terakhir di semua kompetisi.
Namun, tim asuhan Mikel Arteta justru menunjukkan kedewasaan permainan. , disusul gol bunuh diri kiper Karl Darlow. Di babak kedua, Viktor Gyokeres dan Gabriel Jesus menegaskan dominasi Arsenal.
Arteta menyebut kemenangan ini datang di saat yang tepat. Enam poin dan sembilan gol dari dua pertemuan dengan Leeds musim ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas perburuan gelar yang sempat goyah.
Liverpool Menang dengan Emosi dan Harapan Baru
Di Anfield, Liverpool akhirnya meraih kemenangan liga pertamanya pada 2026 dengan mengalahkan Newcastle United 4-1. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan juga cerita emosional yang menyertainya.
Ibrahima Konate mencetak gol penutup di masa tambahan waktu, laga pertamanya sejak kehilangan sang ayah. Tangis Konate di lapangan dan sambutan penuh empati dari publik Anfield menjadi momen yang melampaui sepak bola.
Dari sisi teknis, kontribusi dua rekrutan mahal Liverpool terlihat nyata. Hugo Ekitike mencetak dua gol cepat, sementara Florian Wirtz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kemenangan ini memberi sinyal bahwa Liverpool mulai menemukan ritme setelah fase awal musim yang tersendat.
Drama di London dan Hasil Lainnya
Di laga lain, Chelsea menunjukkan daya juang tinggi dengan membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas West Ham United. Enzo Fernandez menjadi penentu lewat gol di menit kedua tambahan waktu, membawa Chelsea naik ke posisi empat besar.
Sementara itu, Everton mencuri satu poin dramatis di markas Brighton & Hove Albion berkat gol menit ke-97 dari Beto. Di papan bawah, Wolverhampton Wanderers kian terpuruk setelah menelan kekalahan ke-18 musim ini dari AFC Bournemouth.
Menuju Pekan Penentu
Dengan Manchester City dan Aston Villa masih berpeluang memangkas jarak, keunggulan Arsenal belum sepenuhnya aman. Namun satu hal jelas: kemenangan meyakinkan Arsenal dan kebangkitan Liverpool membuat persaingan Liga Inggris kembali hidup—lebih tajam, lebih emosional, dan semakin sulit diprediksi. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Arsenal Unggul Tujuh Poin di Puncak Klasemen, Liverpool Bangkit
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |